Selasa, 23 September 2008

Jenis Sayur

Bayam Merah

Banyak varietas bayam, seperti bayam hijau, bayam berduri, bayam hutan serta bayam merah. Masing-masing mempunyai karakteristik dan manfaat yang berbeda bagi tubuh. Selain penampilannya menarik, bayam merah (Amaranthuus sp) juga kaya akan fitonutrien esensial.

Bayam, terutama bayam merah, terkenal mengandung zat besi yang tinggi yang berkhasiat menambah darah. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin A, B, C, dan K, kalium serta fosfor. Di setiap 100 g bayam mengandung 45 kkal, protein 3.5 g, lemak 0.5 g, karbohidrat 6.5 g, kalsium 267 mg, fosfor 67 mg, besi 3.9 mg, retinol 1827 mcg, thiamine 0.08 dan asam askorbat 60 mg. Tak kalah pentingnya, bayam mengandung betakaroten, lutein, klorofil, asam folat dan mangan.

Kegunaan bayam pun beragam. Diantaranya
* untuk mengatasi anemia, disentri, ambien, demam,melancarkan ASI,mengencerkan dahak dan memperkuat kekebalan lever.
* Bayam juga mempu mencegah penuaan dini dan mengandung antioksidan pencegah kanker. * Asam folat di dalam bayam mampu memerangi kadar homosistein dalam darah penyebab jantung koroner.
* serat yang tinggi dari bayam dapat menjegah sembelit dan ganguan pencernaan. Namun perlu diingat, jangan pernah memanaskan sayur bayam. Selain zat gizi menjadi rusak, zat besipun menjadi meningkat dan bisa berbahaya bagi tubuh.

Kangkung

Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain mengandung vitamin A, B1, dan C, kangkung juga mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, dan sitosterol.

Secara farmakologis, kangkung berperan sebagai antiracun (antitoksik), antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan (hemostatik), dan sedatif (obat tidur). Sebenarnya ada beberapa manfaat lain dari tanaman kangkung, yaitu:

* Mengurangi sakit haid
Daun kangkung (kira-kira setengah kilogram) dicuci dan ditumbuk halus. Lalu tuangkan air setengah gelas. Kemudian saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali sehari sekaligus.

* Mimisan
Seikat daun kangkung yang segar dicuci dan ditumbuk halus. Tambahkan sedikit gula dan seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali sehari.

* Sakit kepala
Seikat daun kangkung segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Kemudian air hasil rebusan tersebut diminum.

* Ambeien
Segenggam akar kangkung dicuci dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum setengah gelas sebanyak 2 kali sehari.

* Insomnia
Daun kangkung sering dikonsumsi dalam bentuk tumis kangkung tanpa batang.

* Sakit gigi
Segenggam akar kangkung ditambahkan setengah sendok teh cuka, kemudian direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.

* Melancarkan air seni
Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.

* Menghilangkan ketombe
Seikat daun kangkung direndam semalaman hingga airnya berwarna kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Sebaiknya dilakukan setiap hari.

* Sembelit dan mual pada ibu hamil
Ibu hamil dianjurkan untuk sering mengonsumsi tumisan sayur kangkung.

* Gusi bengkak
200 gr akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air dan 200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan itu digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan hal tersebut berulang-ulang.

* Kapalan
Bagian kulit yang menebal diolesi dengan getah kangkung dan lakukan setiap hari.

* Kulit gatal karena eksim
Daun kangkung segar dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya sekitar 5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit. Lakukan setiap hari.

Tidak ada komentar: